——————-
Spesifikasi Buku:
——————-
Pengarang: Mira Pasolong, dkk
Penerbit: Giatmedia
Ukuran: 13 x 19 cm
Tebal: 191 hlm
Cetakan: I, 2016
ISBN: 978-602-6216-06-9
——————-
Sinopsis:
——————-
Dua jam menahan nafas di udara menuju kotamu. Ada sulaman rindu yang hendak kukalungkan untukmu, bila kau menjemput di bandara. Biarkan langit Jakarta yang tak lagi biru, turut menjadi saksi betapa hati selalu menuntun ke arah yang tepat.

“Kenapa aku yang harus datang?” Protesku. Dalam budaya kita, seorang perempuan tak layak mendatangi laki-laki.

“Ini hanya soal kesempatan. Lagi pula, sebentar lagi ijab qabul itu akan diikrarkan. Aku ingin kau melihat rumah yang akan jadi maharmu.” Katamu lembut. Perempuan, sekeras apapun, akan luluh dengan kelembutan khas laki-laki. Maka aku mengiyakan, dan seolah tak ingin mengalahkan perputaran jarum jam, aku segera berkemas.

Awalnya kupikir, tak perlulah aku ke kotamu. Toh sebentar lagi, kau akan kembali ke kota kita, dan mengikrarkan janji suci di depan penghulu dan para saksi. Namun rupanya deraan rindu lebih kuat. Kau ingin aku melihat rumah mewah yang telah kau siapkan sebagai maharku. Maka di sinilah aku saat ini. Berdiri mematung menunggu jemputan di tengah deru kendaraan dan manusia-manusia yang hilir mudik. Bandara yang tak pernah tidur.

Antologi cerpen pilihan bertajuk “Melerai Jarak” ini menyuguhkan variasi kisah dan nuansa kasih yang beragam. Ada yang bertema religius, sosial, politik dan cinta. Pun ada tema budaya berlatar tradisi yang berkembang di tengah masyarakat Sulawesi Selatan. Malah di antara cerpenis ada yang cukup berani mengambil tema yang berbeda, mirip-mirip cerpen surealis.

tags: ,