————————–
Spesifikasi Buku:
————————–
Pengarang: Ahmadin
Penerbit: Rayhan Intermedia
Ukuran: 13 x 19 cm
Tebal: 107 hlm
Cetakan: II, 2016
ISBN: 978-602-6216-07-6
————————–
Sinopsis:
————————–
Hampir semua buku yang membahas tentang sejarah siar Islam (atau islamisasi) di daerah tertentu, hanya menguraikan tentang pembawa/penganjur ajaran Islam, kapan, di mana, asal kedatangan, siapa yang menerima, dan bukti-bukti masuknya Islam. Sementara itu, isi ajaran Islam yang diperkenalkan periode awal sangat jarang diungkapkan.

Buku yang ditulis saudara Ahmadin ini mengurai tidak hanya sejarah mengenai proses siar Islam, tetapi juga menjelaskan perihal jenis ajaran Islam yang pertama kali dianjurkan oleh Dato Ri Bandang di Tanah Gantarang, Pulau Selayar. Dari hasil kajian tentang naskah Lontara Gantarang ini, diketahui bahwa tempat ini merupakan pusat “pendidikan Islam” pada masanya.

Pentingnya kedudukan Gantarang sebagai pusat pengembangan ajaran Islam periode awal di Pulau Selayar, menurut penulis buku ini menyebabkan munculnya berbagai tindak memitos-sakralkan tempat ini sebagai tempat suci yang kedudukannya sama penting dengan Makkah di Arab Saudi. Dalam perkembangan selanjutnya, Islam di Gantarang pun berada dalam dekapan mitos dalam rangka menjadi alat legitimasi eksistensi.

Kaitannya dengan munculnya anggapan (keyakinan) bahwa Nabi Muhammad Saw pernah hadir di Tanah Gantarang, Ahmadin mengkajinya dalam perspektif tafsir sosial. Dengan demikian, hal-hal irrasional perihal ada jejak kehadiran Nabi Muhammad serta lahirnya kepercayaan pada bekas tapak kaki sang nabi ini, terjelaskan menurut logika rasional.

Paling minimal, buku ini hadir meluruskan sejarah Gantarang yang berpotensi menjadi “berhala budaya” dan obyek bid’ah bagi mereka yang gagal mengerti dan belum paham eksistensi tempat siar Islam ini.

Bagaimana akar sejarah serta proses konstruksi pengetahuan dan kepercayaan tentang kehadiran Nabi Muhammad di Tanah Gantarang tersebut?. Bagaimana pula implikasi ideologis kepercayaan ini terhadap masyarakat Selayar?. Mari membaca buku ini.