—————————–
Spesifikasi Buku:
—————————–
Pengarang: Muhammad Amir Jaya
Penerbit: Giatmedia
Ukuran: 14 x 21 cm
Tebal: 208 hlm
Terbit: 2016
ISBN: 978-602-6216-03-8
—————————–
Sinopsis:
—————————–
Novel ini berkisah tentang Samiri yang berjuang dan menjalani hidup tanpa kedua orang tua. Ayahnya yang bernama Dg Jarre meninggal sejak Samiri masih dalam kandungan. Sedang ibunya bernama Maemunah meninggal saat usia Samiri memasuki empat tahun. Ayahnya meninggal karena menderita penyakit aneh alias misterius selama kurang lebih tujuh tahun. Ayahnya termasuk orang kaya di Dusun Tanaberu. Semua hasil kekayaan Ayahnya ludes dipakai berobat. Sedangkan Ibunya, meninggal karena menderita kanker payudara. Karena tidak lagi punya harta yang bisa dijual, Ibunya tak bisa berobat ke dokter. Kedua orang tuanya pun jatuh miskin. Akhirnya, Samiri harus menjalani hidup serba kekurangan bersama neneknya, Opu Kilong.

Samiri sempat jatuh cinta dengan seorang gadis bernama Nurlina, namun ia kembali bernasib buruk karena pujaan hatinya ini harus menikah dengan orang lain atas kehendak ayahnya. Nurlina tidak bisa hidup bahagia bersama suaminya, Arman hingga akhirnya berujung perceraian. Nurlina jatuh sakit akibat tekanan batin. Samiri punya sedikit harapan untuk mempersunting wanita yang dicintainya ini. Namun nasib berkata lain, sakitnya yang teramat parah mengantar Nurlina kembali ke pangkuan Ilahi Rabbi.

Meski kematian harus merenggut orang-orang yang dicintainya, namun semangat hidup berlandaskan iman tidak pernah mati dalam diri Samiri. Pemuda yang taat beribadah, gemar menulis puisi dan cinta organisasi ini, terus menjalani hidup bersama keyakinan bahwa di balik semua ini pasti ada hikmahnya. Tuhan mungkin punya rencana lain yang lebih baik, namun hambaNya tidak mengetahui.