————————–
Spesifikasi Buku:
————————–
Pengarang: Najamuddin, dkk
Penerbit: Rayhan Intermedia
Ukuran: 14 x 21 cm
Tebal: 321 hlm
Cetakan: II, 2016
ISBN: 978-602-95545-6-4
————————–
Sinopsis:
————————–
Upaya menemukenali identitas lokal masing-masing etnik dan spasial di Indonesia, tampaknya semakin gencar dilakukan terutama pasca bergulirnya otonomi daerah. Bahkan tidak jarang keserupaan (hubungan) sejarah dan kemiripan warisan budaya menjadi determinan kuat atas terbentuknya wilayah administrasi baru (pemekaran wilayah). Tak terkecuali beberapa daerah di Sulawesi Selatan, sejauh ini masyarakatnya pun tampak gencar melakukan gerakan kebudayaan berdimensi historis. Bersama kerinduan akan masa lalu atas nama identitas inilah, kehadiran buku Sulawesi Selatan Tempo Doeloe menjadi penting.

Di sisi lain harus diakui bahwa mempelajari sejarah lokal tentu tidak cukup hanya dengan pemahaman secara konseptual dan metodologis, tetapi memerlukan telaah khusus atas sejumlah peristiwa. Untuk maksud tersebut, diperlukan pengayaan bangunan ilmiah tersebut dengan cara menyajikan beberapa peristiwa lokal di Sulawesi Selatan. Banyak peristiwa menarik dalam tumpukan lapis waktu di Sulawesi Selatan yang memerlukan sentuhan kemauan untuk menjamahnya serta menghadirkannya dalam rupa buku bacaan dan bahan ajar.

Lalu seperti apa hubungan penguasa dan rakyat (kontrak sosial) di Sulawesi Selatan?, mengapa terjadi perebutan tahta di Sulawesi Selatan?, bagaimana kaum kolonial menjajah di Sulawesi Selatan?, kapan terjadi hubungan kekuasaan dengan dunia luar di Sulawesi Selatan?, siapa saja tokoh pengukir sejarah di Sulawesi Selatan?, dan apa saja warisan budaya masa lampau di Sulawesi Selatan?, itulah sederet pertanyaan yang dijawab oleh sejumlah penulis yang tersaji dalam setiap bagian buku ini.